Wakapolda Kaltim Hadiri Rapim Kodam VI/Mulawarman 2026, Perkuat Sinergi TNI–Polri dan Forkopimda
RAKYATKALTIM.WEB.ID, Balikpapan, – Wakapolda Kalimantan Timur Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kodam VI/Mulawarman pada Senin (23/2/2026) pukul 08.00 WITA. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Makodam VI/Mulawarman, Balikpapan, dan menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektoral di wilayah Kalimantan Timur.
Rapim ini dihadiri oleh Pangdam VI/Mulawarman, Kasdam VI/Mulawarman, Wakapolda Kalimantan Timur, perwakilan Gubernur Kalimantan Timur dari Bappeda Kaltim, perwakilan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur yang diwakili Wakajati Kaltim, para Pejabat Utama Kodam VI/Mulawarman, Danrem dan Dandim jajaran Kodam VI/Mulawarman, serta Karoops Polda Kaltim. Kehadiran para pimpinan TNI, Polri, dan unsur Forkopimda tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung percepatan pembangunan daerah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh protokol, dilanjutkan laporan ketua panitia, pembacaan doa, serta sambutan resmi pembukaan Rapim oleh Pangdam VI/Mulawarman. Dalam sambutannya, Pangdam menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program kerja tahun sebelumnya sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis menghadapi tantangan tahun 2026.
Setelah itu, seluruh peserta menyanyikan Lagu Indonesia Raya sebagai bentuk peneguhan semangat nasionalisme dan komitmen kebangsaan. Agenda dilanjutkan dengan paparan dari Kapolda Kalimantan Timur yang membahas situasi kamtibmas terkini, potensi kerawanan, serta strategi penguatan sinergitas TNI–Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah. Paparan berikutnya disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Timur yang menyoroti arah kebijakan pembangunan daerah, sinkronisasi program pusat dan daerah, serta dukungan keamanan dalam pelaksanaan proyek-proyek strategis.
Sementara itu, paparan dari unsur Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur menekankan aspek penegakan hukum, pencegahan tindak pidana korupsi, serta penguatan koordinasi antarinstansi dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Tak hanya membahas aspek konvensional, Rapim juga diisi dengan ceramah mengenai perkembangan ancaman siber. Materi tersebut menyoroti pentingnya kesiapsiagaan aparatur dalam menghadapi kejahatan digital, penyebaran disinformasi, hingga potensi gangguan terhadap sistem pemerintahan berbasis elektronik. Penguatan literasi dan pertahanan siber dinilai menjadi salah satu prioritas dalam menjaga stabilitas keamanan di era transformasi digital.
Rapim Tahun 2026 ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi pelaksanaan tugas satuan, serta menyusun kebijakan dan rencana aksi ke depan. Melalui forum ini, diharapkan seluruh jajaran dapat memiliki pemahaman yang selaras terhadap dinamika situasi keamanan dan tantangan pembangunan di Kalimantan Timur, termasuk dalam mendukung keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara dan pertumbuhan ekonomi regional.
Kehadiran unsur TNI, Polri, serta Forkopimda dalam satu forum kepemimpinan ini mencerminkan soliditas dan komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas wilayah. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam menghadapi berbagai tantangan strategis, baik di bidang pertahanan, keamanan, hukum, maupun pembangunan daerah.
Dengan terselenggaranya Rapim ini, Kodam VI/Mulawarman bersama seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi, meningkatkan profesionalisme, serta memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga demi mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur.(**hms)