Plt Kadispora Kaltim, Resmi Buka Babak Kualifikasi Porprov Futsal VIII 2025 di Samarinda.
Samarinda,rakyatkaltim,– Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, secara resmi membuka laga babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VIII Tahun 2025. Kegiatan pembukaan berlangsung di Stadion Sempaja, Kota Samarinda, Sabtu (13/12/2025) pagi, dan diikuti oleh sembilan kabupaten dan kota dari seluruh wilayah Kalimantan Timur.
Babak kualifikasi ini menjadi tahapan penting dalam menentukan tim-tim futsal terbaik yang akan berlaga pada Porprov Kaltim VIII 2025 mendatang. Masing-masing daerah mengutus tim andalannya sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pengembangan prestasi futsal di tingkat daerah hingga provinsi.
Dalam sambutannya, Muhammad Faisal, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh tim futsal yang telah dipersiapkan oleh kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur. Menurutnya, keikutsertaan seluruh daerah mencerminkan tingginya antusiasme dan komitmen dalam memajukan cabang olahraga futsal di Benua Etam.
“Melalui ajang kualifikasi ini, saya berharap dapat lahir atlet-atlet futsal berbakat yang nantinya mampu mengharumkan nama Kalimantan Timur, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Faisal.
Ia menambahkan, Kalimantan Timur memiliki catatan prestasi yang membanggakan di cabang olahraga futsal. Pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) sebelumnya, Kaltim berhasil menyumbangkan medali emas. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk kembali meraih hasil terbaik pada PON mendatang.
“Prestasi yang sudah diraih harus menjadi pemacu semangat untuk berbuat lebih baik lagi. Kita berharap ke depan Kalimantan Timur tidak hanya mampu mempertahankan prestasi, tetapi juga meningkatkannya,” katanya.
Lebih lanjut, Faisal menekankan bahwa keberhasilan dalam dunia olahraga tidak dapat dicapai secara instan maupun oleh satu pihak saja. Ia menegaskan pentingnya kekompakan dan sinergi antara seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, pelatih, ofisial tim, hingga perangkat pertandingan seperti wasit.
“Jika semua pihak dapat berjalan seiring dan saling mendukung, maka pembinaan atlet akan berjalan maksimal dan prestasi pun akan terwujud,” jelasnya.
Selain menargetkan prestasi, Faisal juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung. Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan babak kualifikasi Porprov Futsal Kaltim VIII 2025 dapat berjalan lancar, aman, dan tertib.
“Menang dan kalah adalah hal biasa dalam olahraga. Namun yang paling utama adalah menjaga fair play, persaudaraan, dan menjadikan kompetisi ini sebagai ajang pembelajaran serta pembinaan atlet,” pungkasnya.
Babak kualifikasi Porprov Futsal Kaltim VIII 2025 ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam mencetak atlet-atlet futsal berprestasi yang siap bersaing di level yang lebih tinggi serta memperkuat posisi Kalimantan Timur sebagai salah satu kekuatan futsal nasional.(mn)