DPP PKB Sahkan Syafruddin, sebagai Ketua DPW PKB Kaltim Periode 2026–2031
rakyatkaltim.web.id,Balikpapan, — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi mengesahkan kepemimpinan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB di sejumlah provinsi di Indonesia, termasuk Kalimantan Timur, untuk masa bakti 2026–2031. Pengesahan tersebut dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom pada Sabtu (24/1/2026) dan menjadi bagian penting dari agenda konsolidasi nasional partai.
Pengesahan ini bertujuan memperkuat struktur organisasi PKB di seluruh wilayah Indonesia sekaligus memastikan kesinambungan kepemimpinan partai dalam menghadapi agenda politik nasional maupun daerah ke depan. Untuk Provinsi Kalimantan Timur, kegiatan pengesahan dipusatkan di Kota Balikpapan dan berlangsung dengan suasana khidmat, tertib, serta penuh semangat kebersamaan.
Sejumlah kader PKB Kalimantan Timur hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut, termasuk anggota DPRD Kota Balikpapan dari Fraksi PKB, Ketua DPC PKB Balikpapan, serta jajaran pengurus partai lainnya. Sementara itu, seluruh Dewan Pengurus Cabang (DPC) dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKB kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur turut mengikuti jalannya pengesahan secara daring dari daerah masing-masing.
Keikutsertaan seluruh struktur partai di Kalimantan Timur tersebut menunjukkan soliditas internal serta komitmen bersama dalam mendukung kepemimpinan PKB di tingkat provinsi. Momentum ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi dan penguatan komunikasi antarstruktur partai, baik di tingkat pusat, wilayah, maupun cabang.
Dalam pengesahan tersebut, DPP PKB secara resmi menetapkan kembali Syafruddin, S.Pd., sebagai Ketua DPW PKB Kalimantan Timur untuk periode 2026–2031. Penetapan tersebut ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) pengesahan oleh jajaran pengurus DPP PKB yang disaksikan secara daring oleh seluruh peserta kegiatan.
Syafruddin, yang kembali dipercaya memimpin DPW PKB Kalimantan Timur, mengikuti langsung proses pengesahan tersebut dan mendengarkan pembacaan SK secara saksama. Usai pengesahan, ia menyampaikan pidato singkat sebagai ungkapan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya oleh DPP PKB dan seluruh kader partai.
Dalam keterangannya kepada media, Syafruddin menegaskan bahwa amanah yang diembannya pada periode kedua ini memiliki tantangan yang lebih besar. Ia menyadari bahwa dinamika politik ke depan menuntut kerja keras, soliditas organisasi, serta kedekatan yang lebih kuat dengan masyarakat.
“Kepercayaan ini adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Saya mengajak seluruh pengurus dan kader PKB di Kalimantan Timur untuk tetap solid, menjaga kekompakan, serta selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap langkah dan kebijakan partai,” ujar Syafruddin.
Ia juga menargetkan peningkatan signifikan perolehan kursi legislatif PKB di Kalimantan Timur pada agenda politik mendatang. Syafruddin menyebut, PKB Kaltim menargetkan perolehan hingga 20 kursi sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat peran partai dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di lembaga legislatif.
Untuk mencapai target tersebut, Syafruddin mengajak seluruh jajaran pengurus DPD, DPC, hingga kader di tingkat ranting dan simpatisan PKB di seluruh wilayah Kalimantan Timur agar terus menjaga kekompakan dan bekerja secara terstruktur, sistematis, serta berorientasi pada kepentingan rakyat.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan struktur organisasi partai hingga ke tingkat paling bawah. Menurutnya, struktur yang solid dan kader yang berkualitas menjadi kunci utama bagi PKB untuk tetap relevan dan dipercaya masyarakat.
Selain itu, peningkatan kualitas kader juga menjadi perhatian utama kepemimpinannya. Syafruddin menilai bahwa kader PKB harus memiliki kapasitas, integritas, serta kepekaan sosial agar mampu menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat secara optimal.
“PKB harus terus hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung keluhan mereka, dan memberikan solusi nyata atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Kalimantan Timur,” ujarnya.
Pengesahan Ketua DPW PKB di sejumlah wilayah, termasuk Kalimantan Timur, merupakan langkah strategis DPP PKB dalam memperkuat konsolidasi internal partai secara nasional. Dengan struktur kepengurusan yang telah disahkan secara resmi, diharapkan seluruh DPW PKB dapat bekerja lebih optimal dalam menjalankan program-program partai, memperluas basis kader, serta meningkatkan elektabilitas PKB.
Pelaksanaan pengesahan secara daring juga dinilai sebagai langkah adaptif dan efektif di tengah perkembangan teknologi digital. Melalui mekanisme ini, koordinasi antara pengurus pusat dan daerah dapat tetap berjalan dengan lancar, transparan, dan efisien tanpa terkendala jarak dan waktu.
Momentum pengesahan ini sekaligus menjadi sarana untuk mempererat sinergi antara pengurus pusat, wilayah, hingga cabang. Seluruh jajaran PKB, termasuk di Kalimantan Timur, menyatakan kesiapan untuk menjalankan seluruh keputusan dan kebijakan partai sesuai dengan garis perjuangan PKB.
DPW PKB Kalimantan Timur pun menyambut baik pengesahan tersebut dan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kualitas pelayanan politik kepada masyarakat, serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional.
Dengan kepengurusan yang telah disahkan, PKB Kalimantan Timur optimistis dapat menjalankan roda organisasi secara lebih terarah, solid, dan profesional, sekaligus memperkuat posisinya sebagai partai politik yang konsisten memperjuangkan aspirasi rakyat di Bumi Etam.(mn)