Terpilih Jadi Ketua KONI, Gasali Dinilai Sesuai Regulasi Baru Keolahragaan
Balikpapan,rakyatkaltim,— Terpilihnya Gasali sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balikpapan sempat memunculkan sorotan publik. Hal ini disebabkan Gasali yang saat ini juga menjabat sebagai anggota DPRD Balikpapan dinilai merangkap posisi strategis sehingga memicu tanda tanya dari sejumlah kalangan.
Ketua Umum Forum Solidaritas Wartawan Borneo Bersatu (FSWBB) Kaltim, M. Ali Amin, menanggapi polemik tersebut dengan menegaskan bahwa persoalan rangkap jabatan dalam organisasi olahraga sudah diatur dalam undang-undang, meski terdapat perubahan regulasi yang memberikan ruang lebih fleksibel bagi pejabat publik.
Ali menjelaskan bahwa sebelumnya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahrahaan Nasionalmelarang pejabat publik merangkap jabatan dalam struktur organisasi olahraga, termasuk KONI. Ketentuan tersebut kerap menjadi dasar masyarakat dalam mengkritisi pejabat yang duduk sebagai pengurus KONI.
Namun aturan itu mengalami perubahan setelah terbitnya UndanghUndang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan yang tidak lagi membatasi secara ketat keterlibatan pejabat publik dalam kepengurusan organisasi olahraga.
“Dengan adanya perubahan undang-undang, peluang pejabat publik terlibat dalam kepengurusan KONI terbuka lebih lebar. Tidak hanya sebagai pengurus, tetapi juga dapat menjadi ketua,” jelas Ali, Kamis (4/12/25)
Meski demikian, ia menekankan bahwa penunjukan pejabat publik sebagai ketua organisasi tidak bisa serta-merta dilakukan tanpa mengikuti mekanisme internal, regulasi organisasi, dan persetujuan para pemilik suara di KONI.
Ali menilai keterlibatan pejabat publik justru bisa membawa dampak positif bagi dunia olahraga daerah, terutama dalam memperkuat koordinasi dengan pemerintah serta meningkatkan potensi dukungan anggaran. Namun hal itu tetap harus diiringi dengan profesionalitas serta upaya menghindari konflik kepentingan.
Ia juga menilai Gasali sebagai figur yang memiliki pengalaman organisasi cukup panjang. Sebagai anggota DPRD Balikpapan, Gasali dipandang mampu memperkuat posisi KONI dalam memperjuangkan anggaran dan program pengembangan olahraga di tingkat kota.
“Dengan jaringan politik dan pengalaman yang dimiliki, Gasali berpotensi membawa kebijakan yang lebih kuat dan mendorong kemajuan dunia olahraga,” tambah Ali.(mn)