Warga RT 41 Batu Ampar, Gotong Royong Perbaik Drainase dan Pelebaran Jalan Secara Swadaya.
RAKYATKALTIM.WEB.ID, Balikpapan, — Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan warga RT 41, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara. Pada Minggu (26/4/2026), puluhan warga setempat kompak menggelar kegiatan kerja bakti untuk memperbaiki fasilitas lingkungan, khususnya drainase dan sebagian badan jalan di wilayah gang RT 41.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini dilakukan secara swadaya oleh warga tanpa bergantung pada bantuan pihak luar. Dengan membawa peralatan masing-masing, warga bahu-membahu membersihkan area, menggali saluran air, hingga melakukan pengecoran jalan demi meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan mereka.
Fokus utama kerja bakti kali ini adalah pembangunan drainase di area tanjakan samping gereja yang selama ini kerap menjadi titik permasalahan saat hujan turun. Minimnya saluran air yang memadai menyebabkan air hujan meluap dan menggenangi badan jalan, sehingga mengganggu aktivitas warga serta membahayakan pengguna jalan.
Ketua RT 41, Ja’man, yang turut memimpin langsung jalannya kegiatan, menegaskan bahwa perbaikan drainase merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani. Menurutnya, kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan belum mendapatkan penanganan optimal.
“Selama ini memang belum ada drainase yang tepat di tanjakan samping gereja. Akibatnya, setiap kali hujan deras, air meluap ke jalan dan cukup mengganggu,” ujar Ja’man di sela-sela kegiatan.
Ia menjelaskan, inisiatif kerja bakti ini muncul dari kesadaran bersama warga yang ingin menciptakan lingkungan lebih aman dan nyaman. Dengan mengandalkan dana swadaya serta tenaga sukarela, warga sepakat membangun saluran drainase menggunakan beton parit yang kemudian diperkuat dengan pengecoran agar lebih kokoh dan tahan lama.
Selain pembangunan drainase, warga juga melakukan pengecoran untuk pelebaran sebagian jalan di gang RT 41. Pelebaran ini bertujuan untuk mempermudah akses kendaraan, terutama di titik-titik sempit yang selama ini menyulitkan mobilitas warga, termasuk kendaraan roda dua maupun roda empat.
Suasana kerja bakti terlihat penuh semangat dan kebersamaan. Warga dari berbagai kalangan usia turut ambil bagian, mulai dari kaum muda hingga orang tua. Mereka saling bekerja sama, membagi tugas, dan menjaga kekompakan demi kelancaran kegiatan. Tidak sedikit pula warga yang menyediakan konsumsi sebagai bentuk dukungan terhadap para peserta kerja bakti.
Ja’man mengapresiasi partisipasi aktif seluruh warga yang terlibat. Ia menilai, kekompakan seperti ini menjadi kunci utama dalam membangun lingkungan yang lebih baik. Selain itu, kegiatan kerja bakti juga dinilai mampu mempererat hubungan sosial antarwarga.
“Kami sangat bersyukur warga bisa kompak dan peduli terhadap lingkungan. Kegiatan seperti ini tidak hanya menyelesaikan masalah, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan,” tambahnya.
Ke depan, warga RT 41 berharap upaya yang telah dilakukan dapat memberikan manfaat jangka panjang, khususnya dalam mengurangi risiko genangan air saat musim hujan.
Mereka juga berkomitmen untuk terus menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar tetap berfungsi dengan baik.
Kegiatan kerja bakti ini menjadi contoh nyata bahwa dengan semangat gotong royong dan inisiatif bersama, masyarakat mampu menghadirkan perubahan positif di lingkungannya tanpa harus menunggu bantuan dari pihak lain.(mn)