Posko Penyaluran Bantuan untuk Korban Kebakaran di Baru Ilir, Terus Berjalan.
Balikpapan,rakyatkaltim,— Aktivitas di posko bantuan korban kebakaran di RT 29 dan RT 32, Jalan Al Falah (Kilat), Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, masih terus berlangsung hingga Kamis (30/10/2025). Posko ini menjadi pusat penyaluran berbagai jenis bantuan bagi puluhan warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran hebat yang terjadi pada Sabtu (25/10/2025) lalu.
Kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk itu menghanguskan sedikitnya tujuh rumah dan membuat 34 kepala keluarga/jiwa harus mengungsi. Api diduga cepat membesar karena sebagian besar rumah warga terbuat dari material kayu. Petugas pemadam kebakaran dibantu relawan dan warga sekitar sempat berjibaku selama beberapa jam untuk memadamkan api agar tidak merembet ke rumah lainnya.
Untuk membantu para korban, pemerintah kelurahan bersama warga setempat segera mendirikan posko bantuan tidak jauh dari lokasi kebakaran. Posko ini menjadi tempat pengumpulan dan penyaluran bantuan yang datang dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah kota, organisasi sosial, komunitas, hingga warga umum yang turut prihatin atas musibah tersebut.
Pantauan media di lapangan pada Kamis pagi menunjukkan aktivitas di posko cukup padat. Sejumlah petugas dan relawan tampak menata bantuan sembako, pakaian layak pakai, serta kebutuhan harian lainnya yang terus berdatangan. Para korban pun silih berganti datang untuk mengambil bantuan sesuai kebutuhan mereka.
Koordinator posko bantuan, Siti Syahriah, menjelaskan bahwa hingga saat ini seluruh bantuan yang diterima sudah disalurkan kepada para korban. Ia memastikan bahwa proses pendistribusian dilakukan berdasarkan data kependudukan resmi agar bantuan tepat sasaran.
“Kami berupaya agar tidak ada warga terdampak yang terlewat. Bantuan yang kami terima berupa sembako, perlengkapan mandi, pakaian, hingga uang tunai. Semuanya disalurkan langsung kepada korban sesuai daftar yang sudah diverifikasi oleh ketua RT dan pihak kelurahan,” ujar Siti.
Bantuan tidak hanya datang dari pemerintah daerah, tetapi juga dari berbagai elemen masyarakat. Sejumlah komunitas sosial, lembaga keagamaan, hingga perorangan dan mahasiswa turut menyalurkan donasi berupa bahan makanan dan pakaian layak pakai.
“Alhamdulillah, kepedulian masyarakat Balikpapan luar biasa. Banyak yang datang langsung ke posko membawa bantuan,” tambah Siti.
Beberapa korban mengaku sangat terbantu dengan adanya posko tersebut. Mereka tidak hanya mendapatkan bantuan material, tetapi juga dukungan moral dari berbagai pihak.
“Kami berterima kasih kepada semua yang sudah membantu. Sekarang kami masih tinggal sementara di rumah kerabat sambil menunggu kabar apakah bisa dibangun kembali di tempat yang sama,” kata Rustam, salah satu warga RT 29 yang rumahnya habis terbakar.
Selain itu, Anggota DPRD Balikpapan, Taufik Qul Rahman yang merupakan warga sekitar, bersama Pemerintah Kelurahan Baru Ilir, pihak Kecamatan Balikpapan Barat terus berkoordinasi untuk membantu pemulihan para korban. Selain menyalurkan bantuan kebutuhan pokok, rencana pendataan untuk bantuan pembangunan rumah juga sedang dibahas.
Taufik, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menunggu hasil pendataan resmi dari RT dan Dinas Sosial. “Kami fokus memastikan semua korban mendapatkan bantuan darurat terlebih dahulu. Setelah itu baru kami bicarakan langkah-langkah untuk pemulihan jangka panjang,” jelasnya.
Hingga kini, lokasi kebakaran masih dipasangi garis pembatas. Sisa-sisa puing rumah yang hangus masih terlihat di beberapa titik. Warga sekitar bahu-membahu membantu membersihkan area tersebut agar nantinya dapat digunakan kembali untuk pembangunan rumah warga terdampak.
“Kami berharap bantuan terus mengalir sampai warga bisa benar-benar pulih. Semoga musibah ini bisa menjadi pelajaran untuk kita semua agar lebih waspada dan memperhatikan keamanan lingkungan,” tutup Siti Syahriah.(mn)