DPC Perempuan Bangsa PKB Balikpapan Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H
Balikpapan, rakyatkaltim.we.id,— Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perempuan Bangsa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Balikpapan menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi, Jumat (16/1/2026). Kegiatan berlangsung khidmat di halaman parkir Sekretariat LPM Kelurahan Baru Ilir, Jalan Al Falah, Kecamatan Balikpapan Barat.
Peringatan Isra Mi’raj tersebut menghadirkan penceramah Habib bin Muhammad Al Habsy yang menyampaikan tausiyah mengenai makna dan hikmah perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjadikan peristiwa Isra Mi’raj sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta memperkuat akhlak umat Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKB Kota Balikpapan Michael Adam serta Sekretaris Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Taufik Qul Rahman. Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang digagas oleh Perempuan Bangsa sebagai badan otonom PKB.
Ketua DPC Perempuan Bangsa PKB Kota Balikpapan, Ernawati, menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj memiliki makna penting, tidak hanya sebagai agenda keagamaan, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi serta memperkuat soliditas kader Perempuan Bangsa di Kota Balikpapan.
“Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini kami laksanakan sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah, sekaligus menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh kader Perempuan Bangsa PKB. Melalui kegiatan ini, kami berharap terjalin kebersamaan dan semangat perjuangan yang semakin kuat,” ujar Ernawati.
Ia menjelaskan, peristiwa Isra Mi’raj merupakan perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina, kemudian dilanjutkan dengan Mi’raj ke Sidratul Muntaha. Dalam peristiwa tersebut, Rasulullah SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT berupa kewajiban salat lima waktu yang menjadi tiang agama bagi umat Islam.
Menurut Ernawati, nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi’raj harus menjadi pedoman bagi umat Islam, khususnya kaum perempuan yang memiliki peran strategis dalam keluarga dan masyarakat. Ia berharap peringatan ini dapat mendorong peningkatan kualitas ibadah serta kontribusi positif kader Perempuan Bangsa dalam kehidupan sosial dan keagamaan di Kota Balikpapan.(mn)